Tidur sesudah shubuh itu nikmat, tapi….

8 Februari 2011 pada 12:04 | Ditulis dalam Catatan Si Zein, Inspirasi, Islamic Zone | 2 Komentar
Kaitkata: ,

Saat libur tak ada lagi yang lebih nikmat selain tidur sehabis shubuh. Tapi sebenarnya tidur setelah shubuh itu bener-bener tidak dianjurkan… Yah, manusia emang sussah untuk berubah, pasti ada saja alasannya. Termasuk saya :( Pernah, bahkan terlalu sering malah, saya tidur lagi sehabis sholat shubuh. Pas bangun pun badan jadi panas dan lemas. Sehingga saya mengakalinya dengan duduk sejenak atau sekedar baca-baca setelah shubuh, walaupun akhirnya tertidur juga :P Namun setidaknya kebiasaan “langsung tidur setelah sholat” memiliki waktu tunda yang lebih lama, syukur-syukur klo bisa bertahan sampai matahari terbit. :D

Ada yang bilang bahwa,

kalau tidur habis shubuh bikin rezeki dipatok ayam…

Saya juga nemu sebuah pepatah yang bilang bahwa

Tidur di waktu subuh adalah pangkal kemiskinan

Kemudian ada lagi yang menyebutkan bahwa

Cepat tidur dan cepat bangun dapat membuat orang sehat, kaya, dan bijaksana

Bahkan sang Ibnul Qayyim berkata,

“Empat hal yang menghambat datangnya rezeki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit solat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat.” (Zaadul Ma’ad, 4/378)

Rasulullah secara spesifik menghubungkan shalat subuh dengan rezeki. Dalam At-Targhib wa At-Tarhib, Al-Mundziri meriwayatkan suatu ketika, Rasulullah Saw. Pulang dari masjid sehabis mendirikan shalat subuh dan mendapati Fatimah masih tertlelap. Beliau langsung membalikkan tubuh putrinya itu dengan kaki dan berkata, “Fatimah, bangun dan saksikan rezeki Tuhanmu. Allah Swt. Membagi-bagikan rezeki kepada hamba-Nya antara sejak shalat subuh hingga matahari terbit,” (Menurut Al-Mundziri hadis ini juga diriwayatkan oleh Al-Baihaqi).

Sehingga tidak salah jika disimpulkan sebagai berikut. Manajemen tidur efektif adalah pola tidur yang sesuai dengan al-Quran dan sunah, di antaranya:
(1) tidur cepat di malam hari,
(2) bangun cepat di pagi hari,
(3) tidak tidur pagi atau mengoptimalkan aktivitas di pagi hari,
(4) tidur sejenak pada siang hari,
(5) tidak tidur setelah Ashar,
(6) tidak tidur antara dua Isya, yaitu antara Maghrib dan Isya,
(7) tidak kekurangan tidur dan tidak berlebihan.

Mari kita jaga tidur kita, jangan kebanyakan tidur dan jangan pula kekurangan tidur. Semoga ini tidak sekedar menjadi tulisan yang berlalu begitu saja…

2 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. (1) tidur cepat di malam hari, –> angel hare, kerjoku shift :( (
    (2) bangun cepat di pagi hari, –> okelah, kadang2 iso.. :P
    (3) tidak tidur pagi atau mengoptimalkan aktivitas di pagi hari, –> iki waktu turuku setelah shift bengi hare :( (
    (4) tidur sejenak pada siang hari, –> ilmiah nih, natgeo pernah meneliti, dan hasilnya tidur selama 15 menit di siang hari bisa meningkatkan produktifitas kerja kita sampai 30-40%
    (5) tidak tidur setelah Ashar, –> alhamdulillah jarang :P
    (6) tidak tidur antara dua Isya, yaitu antara Maghrib dan Isya, –> alhamdulillah jarang juga :P
    (7) tidak kekurangan tidur dan tidak berlebihan. –> kelebihan si ora koyoe, kekurangan iyo :( (

    but its another very very good article!
    nice!

  2. mantabhhh mas oyobb keren..
    ijin share yoo.. :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.