Mencari Tuhan
Perjalanan mencari tuhan penuh dengan liku-liku, penuh dengan persoalan, menentang logika. Namun tidak ada yang tidak bisa dilogika, bahkan hal ghoib pun bisa dilogika menggunakan ilmu fisika dan metafisik. Aku, walaupun sudah beragama sejak lahir, tapi pencarian tuhan harus tetap dilakukan. Entahlah, ada sesuatu di dalam diri yang mendorong untuk terus melakukan pencarian dan perjalanan.
Belajar agama bukan berarti menemukan Tuhan.
Belajar agama belum tentu menemukan Tuhan.
Tuhan adalah tujuan, sedangkan agama adalah jalan.
Ahli agama belum tentu ia telah bertuhan.
Ahli agama belum tentu ia telah menemukan Tuhan.
Aku tidak ingin menjadi ahli agama, aku ingin menemukan Tuhan.
3 Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Tuhan tidak untuk dicari………. karena Tuhan (wujud tanpa awal dan akhir) mendahului segala mahklukNya……….
Tapi Tuhan untuk dikenal …….. baru diketahui………
Ada ilmu yang membimbing kearah sana………… yaitu ilmu Tauhid……
Monggo berdiskusi…………
Comment by samsul hadi— 1 Maret 2012 #
Terima Kasih atas komennya, saya memang menunggu komen untuk bisa berdiskusi..
Kalau kita tidak mencari Tuhan,,, bagaimana caranya kita bisa mengenal-Nya. Karena menurut cara berpikir saya, bagaimana kita bisa mengenal Tuhan sedang kita tidak pernah bertemu dengan Nya. Ilmu Tauhid yang seperti apa yang bisa membuat kita mengenal Tuhan?
Comment by z31nt— 16 Maret 2012 #
Mahkluk (semua ciptaan) hakikatnya tidak pernah berpisah sedetikpun dari Alloh sang Pencipta jagad seisinya, hanya makhlukNya saja yang tidak menyadari.
Mulailah mengenal sifat-sifat Alloh…dari wujud, kidam, baqo’ dst…
Ilmu Tauhid adalah ilmu yang mengESAkan Alloh, didalamnya dipelajari mulai dari sifat sifat Alloh dan Dalil Alquran pendukungnya sampai pemahaman siapa Alloh itu…….
Comment by samsul hadi— 21 Mei 2012 #