Pesta Buku 2009
11 Mei 2009 pada 11:48 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 3 KomentarKaitkata: catatan, jalan-jalan
Hari Minggu itu habis muter-muter dan sarapan bareng, kita melanjutkan jalan-jalan ke acara PESTA MALANG SEJUTA BUKU 09, yang bertempat di gedung skodam V. Kebetulan seminggu yang lalu sempet baca pamflet di pinggir-pinggir jalan kalo tanggal 5-11 Mei akan di adakan acara pameran buku di skodam V. Karena besok merupakan hari terakhir dan kebetulan ini adalah hari minggu, maka pameran hari itu di penuhi banyak orang, baik yang sekedar melihat-lihat ataupun yang bener-bener hunting buku. Ada juga yang mengantar anak-anaknya mengikuti lomba mewarnai. Tampak anak-anak itu sangat menikmati kegiatan mewarnai nya. Mereka mengekspresikan diri mereka lewat warna-warna, iseng2 kulihat hasil nya. Wow bagus sekali, aku mungkin tidak bisa jika disuruh mewarnai seperti itu.
![]() Pesta Buku |
![]() Para Pengunjung Pameran |
![]() Lomba Mewarnai Adek-adek |
![]() Peta Stand Pameran Buku |
Rame sekali suasana di pagi hari itu, tempat parkiran penuh. Untunglah aku mendapatkan tempat parkir yang aman. Di Pesta buku kali ini, terdiri dari berbagai macam stand, tapi konsepnya sama aja dengan Malang Islamic Book Fair (MIBF). Tidak ada yang berbeda dari pada bukfair bukfair sebelumnya, kecuali stand yang lebih banyak. Yang terasa istimewa kali ini ada stand yang khusus menyediakan buku import dan harganya di kisaran 15-60ribu. Jauh lebih murah di bandingkan harga buku import di Gramedia. Kunjunganku ke pesta buku kali ini, cuma berhasil membuatku membeli 2 buku tapi 1. Maksudnya yang satu kitab asli nya sedang yang satu terjemahannya. Judul nya “Tafrihul Khotir” yang merupakan manakib dari Syekh Abdul Qodir Al Jaelani, semoga membawa berkah…
TAHWA, tahu berkuah jahe
18 April 2009 pada 04:41 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 15 KomentarKaitkata: catatan, jalan-jalan, kuliner
Malang yang saat ini identik dengan sebutan kota apel, kota mall, kota ruko, kota tempe, kota dingin, kota bunga, beberap minggu ini ditemui banyak bertebaran gerobak-gerobak maupun kedai-kedai kecil dengan tulisan “TAHWA”. Tahwa mirip dengan ronde tapi bukan ronde, mirip skoteng tapi bukan skoteng. Tahwa adalah sejenis makanan yaitu kembang tahu yang di beri kuah jahe. Tahwa berbahan dasar tahu yang sangat lembut, lalu disiram kuah jahe manis yang hangat dan ditaburi campuran kacang tanah. Nikmat sekali dimakan, apalagi saat musim yang tidak menentu saat ini, kadang hujan kadang mendung kadang panas. Tapi udara malang yang sejuk membuat makanan ini tetep bisa dinikmati walau siang hari. Dan sangat mantap dimakan saat hujan. Yang jelas maemnya harus pas panas panas, kalo dingin kurang enak.
![]() |
![]() |
Bahan baku makanan ini cukup simpel yaitu kedelai yang diolah menjadi tahu halus, gula merah, jahe dan kacang tanah untuk menambah rasa. Harga makanan ini tidak terlalu mahal, penjual tahwa rata-rata mematok harga antara 2000 – 3500 rupiah saja. Selain itu, saat ini jenis makanan ini banyak bertebaran di Malang, jadi untuk mendapatkannya tidaklah terlalu susah. Mungkin saat ini tahwa menjadi makanan khas Malang. Mau mencoba?
tambahan: Recommended place 4 tahwa
1. Di belakang Ramayana
2. Di sebelah Hotel dekat Poltekes
3. Di depan riverside
Back To Malang
2 Februari 2009 pada 13:05 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 9 KomentarKaitkata: catatan, jalan-jalan
Akhirnyaaa…
setelah barhari-hari di pulau lombok, dengan beragam aktifitas akupun bisa balek lagi ke malang… Minggu itu sekitar jam 13:00 WITA aku minta anter sama wawan menuju bandara untuk membeli tiket Lion Air. Tiket yang harganya agak mahal itupun berhasil kudapatkan. Disitu ditulis berangkat jam 16:20 WITA namun mbak yang melayani bilang kalau harus check in jam 15:00 WITA, ya ampyuuunn gak kurang siang mbak? Setelah tiket kutrima maka akupun balek ke Kekalik untuk beres-beres dan nyiapin taz. Disana masih sempat ngopi-ngopi dulu sama ngobrol-ngobrol sambil liat clip-clip lucu di metacafe. Tak terasa waktu menunjukkan jam 15:00 WITA itu berarti aku harus segera menuju ke bandara. Setelah pamitan sana-sini mulailah perjalanan ke bandara

Tak terasa perjalanan mengarungi jalan-jalan menuju bandara. Jalan Udayana itu terasa lengang di sore hari, padahal pas malem hari di jalan itu sungguh ramai, banyak sepeda motor berjejeran apalagi pas malem minggu. Akhirnya sampailah di Bandara Selaparang, kemudian langsung check in. Keadaan bandara di ruang tunggu masih agak-agak sepi jika dibandingkan dengan bandara juanda (ya iyyalah…)
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Di ruang tunggu bandara terlihat beberapa orang India, orang China dan ada juga orang jepang. Keadaan di dalam sungguh dingin, dibandingkan keadaan diluar terlihat panas sekali terbukti dengan adanya fatamorgana diatas aspal itu. Aku yang tidak terbiasa dengan AC merasakan nyaman setelah melewati jalan-jalan yang panas saat menuju bandara. Tak Berapa lama kemudian penumpang jurusan Surabaya di persilahkan untuk menuju pesawat melalui Gate 1. Tepat jam 16:30 WITA pesawat berangkat. Aku duduk di kursi nomer 15E, menyebalkan sekali karena letaknya di tengah.
Pesawat baru nyampai di Bandara Juanda jam 16:50 WIB. Dari juanda langsung bertolak ke Bungurasih kemudian ke Bratang. Karena masih males pergi ke Malang. Mau nginep di Surabaya dulu
Iseng2 ke Senggigi…
25 Januari 2009 pada 21:00 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 4 KomentarKaitkata: catatan, jalan-jalan
Kalau tak ingat2, waktu itu hari minggu sekitar jam 1an, hapeku berdering dan terteralah nama si fauzan, salah seorang temen yang berada di mataram, dia mengajak jalan2 ke senggigi, kebetulan adekknya si fauzi juga sedang liburan ke mataram. Karena kulihat, kerjaanku jua udah selesai maka ku iya kan ajakannya.
Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah.
Tepat setalah ashar fauzan,fauzi dan aji datang ke tempatku di daerah panjitilar. Akhirnya kita pun berangkat menuju senggigi. Lumayanlah sore-sore sambil menikmati pemandangan pantai serta menunggu sunset. Di senggigi kita cum duduk2 aja sambil menikmati pemandangan pantai… Ada orang main sepak bola, ada yang maen voli, ada yang surfing, ada yang mancing, ada yg pacaran, ada yang makan2, minum2, duduk2, dan ada yang berjemur (turis asing sore2 gini masih berjemur? ckckck..). Agak lama juga disana, kalo kulukiskan, pemandangan pantai senggigi itu lumayanlah untuk sekedar refreshing dan meniimati pemandangan pantai dengan deburan ombaknya yang khas, dan yang pasti menikmati bikini ^.^V
Setelah menikmati sunset, kita pun memutuskan cabut dari senggigi tak lupa menikmati kelapa muda terlebih dahulu. Refreshing yang menyenangkan, thanks 2 fauzan, fauzi dan aji atas kerelaannya menjemput, mengajak dan mengantar ku kembali…
Goes to Mataram
23 Januari 2009 pada 07:47 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 6 KomentarKaitkata: catatan, jalan-jalan
Tak terasa jam nenunjukkan pukul 14:00 WIB sesaat setelah makan siang aku pun cepet2 beranjak menuju jalan teluk tomini 24 arjosari malang, sebuah tempat kos yang penuh berisi para berandalan gak jelas. Kuambil tas ransel yg sudah ku siapin sejak shubuh. Berisi handuk, baju dan elana seadanya tak lupa nana dalem tentunya
Akhirnya berangkatlah menuju surabaya naek volvo hitam milik pak hendro.
Pejalanan terasa sangat cepat dan sampailah di bandara juanda.
Setelah nunggu2 agak lama sambil mngobrol2 di barengi segelas es milo. Ternyata pesawat Wings Air yang berangkat ke mataram ada delay 30menit. What the he**.
Nyampai mataram jam 11:00 WITA lagsung menuju lokasi, di daerah perbatasan kota mataram. Disitu setting-setting sampai jam 03:00 WITA langsung menuju ke hotel griya asri yang ada dijalan pendidikan. Enaak sekali merebahkan diri…

Sekilas MATARAM
Mataram adalah ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat dan merupakan kota terbesar di Pulau Lombok. Mataram sebenarnya merupakan gabungan dari empat kota yang lebih kecil yaitu Ampenan yang merupakan wilayah pelabuhan; Mataram sebagai pusat pemerintahan; Cakranegara sebagai kawasan perdagangan dan Bertais
yang memiliki terminal angkutan.
Ke-empat wilayah tersebut dihubungkan oleh sebuah jalan utama yang melintang dari barat ke timur. Dimulai dari Jl pabean di Ampenan kemudian melintang ke arah timur menjadi Jl Yos Sudarso, Jl Langko, Jl Pejanggik hingga Jl Selaparang di
Bertais. Sarana transportasi yang tersedia di kota Mataram berupa transportasi darat, Laut dan udara. Berkeliling kota dapat di lakukan dengan menggunakan berbagai kendaraan tradisional yang di sebut cidomo yang digunakan untuk perjalanan arak dekat. Wisatawan yang akan mengunjungi kota Martaram dapat dilakukan dengan transportasi laut melalui Pelabuhan Lembar yang terletak di Kabupaten Lombok Barat sebelah Barat Laut Kota Mataram. Pelabuhan Lembar menghubungkan Pulau Bali dan Lombok. Para Wisatawan yang mengunjungi Mataram dapat mempergunakan Ferry biasa yang melakukan penyeberangan satu kali sehari.
2hari di djogja[2]
16 Agustus 2008 pada 14:11 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | Tinggalkan KomentarKaitkata: islam, jalan-jalan, Naqsyabandi Haqqani, tarekat, tasawuf
[Acara 1]
Pada malam harinya bertempat di balaikota jogja, acara pertama diadakan, yaitu acara dzikir dan sholawat. Yang mengisi adalah Syekh Hisyam dan Al-Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Namun di acara itu juga datang Syekh Mus, Syekh Zakariya, dan para ulama lainnya. Video dapat dilihat di sufiLive-maulid (Recorded:Aug 11, 2008 07:00 PM)

[Acara 2]
Keesokan harinya adalah acara khusus yang dilakukan di Zawiyah Yogya,,, Seluruh jamaah Naqsybandi Haqqani berkesempatan mendengarkan kata-kata mulia yang keluar dari hati beliau dan bersalaman dengan beliau. Semoga Allah senantiasa memuliakan ruh beliau. Maulana Syekh memberikan subha, menerangkan bahwa ada 2 macam type aulia. Selain itu disempatkan mengkaji Kitab Syekh Abdul Qadir Jaelani. Video dapat dilihat di SufiLive-zawiyah (Recorded:Aug 12, 2008 01:00 PM)
[Acara 3]
Setelah acara di Zawiyah, Syekh berangkat menuju RRI Yogya, untuk melakukan dialog. Acara yang ada di RRI ini disebut sebagai Ashabul Cafe, karena membahas menganai Tasawuf. Syekh Hisyam membahas tentang CINTA, cinta Allah, cinta Rasul. Di sela-sela acara, Syekh meminta 3 muridnya untuk malakukan tari seperti yang pernah dilakukan Syekh Jalaludin Rumi yaitu whirling.
Video dapat dilihat di SufiLive-RRI
Sisi Lain WBL
17 Juni 2007 pada 03:00 | Ditulis dalam Catatan Si Zein, Coretan Hati | 6 KomentarKaitkata: jalan-jalan
Hari Sabtu kemarin (9062007), aku bersama teman-teman Surabaya pergi ke WBL (Wisata Bahari Lamongan). Sebuah tempat yang berada di Tanjung kodok Lamongan, tempat yang menarik dan panas. Sangat tepat digunakan untuk rekreasi bersama keluarga dan bagi adik-adik kecil.
Tapi kali ini aku nggak akan mengulas tentang berbagai kegiatan yang kualami bersama teman-teman, dan juga nggak mengulas tentang permainan-permainan yang ada disana. Tapi kali ini aku melihat dari sisi yang berbeda, sisi yang mungkin kurang di perhatikan tapi merupakan sesuatu yang sangat penting dan vital.
WBL memiliki banyak pekerja, ada yang bertugas sebagai satpam, Cleaning Service, pemeriksa tiket, penjaga loket arena permainan, petugas parkir dan macem-macem. Kehadiran mereka mutlak dibutuhkan agar WBL dapat beroperasi dan tetap terlihat bersih, teratur dan aman.
Bisa dibilang kehadiran mereka merupakan sesuatu yang kecil namun besar. Seringkali keberadaan mereka kurang begitu dipedulikan oleh pengunjung, padahal mereka memegang peranan yang sangat penting.
Cleaning Service (Petugas Kebersihan)
Inilah pekerjaan yang sangat mutlak harus ada ditempat wisata semacam WBL. Dengan pengunjung yang jumlahnya banyak, otomatis sampah yang dihasilkan pun banyak pula, meskipun tempat sampah sudah disediakan namun tak semua pengunjung sadar dan disiplin dalam membuang sampah. Karena itu seorang cleaning service sangat berjasa dalam menjaga kebersihan WBL. Apa jadinya jika tidak ada CS?
![]() |
![]() |
ParkMan (Petugas Parkir)
Sepertinya merupakan pekerjaan yang sepele, namun di mataku seorang parkman memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Mereka yang mengatur dan menjaga agar kendaraan-kendaraan yang masuk dan parkir di WBL tertata secara rapi, selain itu mereka pulalah yang menjaga keamanan agar kendaran-kendaraan khususnya sepeda motor terjaga keamanannya dan tidak dicuri orang lain. Mereka rela berpanas-panas ria demi mencari nafkah. Mereka sering mondar-mandir jika banyak kendaraan yang masuk. Parkir juga merupakan salah satu sumber penghasilan WBL. Apa jadinya jika tidak ada petugas parkir?
Security (Satpam)
Keberadaan seorang SATPAM di tempat-tempat umum memang sangat membantu dan pasti diperlukan. Sudah pasti tugas seorang satpam adalah menjaga keamanan dan ketertiban, namun demikian terlihat pula mereka juga mengatur antrean pengunjung yang ada di loket pemeriksaan tiket masuk. Dengan adanya satpam, pengunjung pasti juga akan merasa aman.
2nd Malang Islamic Book Fair
9 Juni 2007 pada 00:26 | Ditulis dalam Catatan Si Zein, Lain2 | 7 KomentarKaitkata: jalan-jalan
Kemaren baru bisa mengunjungi MIBF (Malang Islamic Book Fair) dan merupakan hari terakhir. Sebenernya sie, gak ada rencana khusus buat kesana, tapi pas siang2 kepingin juga kesana. Eh, tak disangka tak dinyana, HP pun berbunyi dan ada SMS dari Saraz. Katanya abis ngurus izin di RS Syaiful Anwar bwat skripsi2an trus mau ke MIBF. Kebetulan sekali, ada temannya deh. Sudah lama juga gak ketemu si Novita Saraswaty. Akhirnya ketemuan sama saras di MIBF, dia sudah ada disana nunggu, katanya sudah keliling. Kapok tak ajak keliling lagi hehehe. Piss Saraz
Tanggal 1-Juni 2007, di Malang diselenggarakan kembali MIBF, kali ini bertempat di Perpustakaan Daerah Kota Malang di Jalan Besar Ijen Malang. MIBF kali ini memiliki tema “Malang Membaca”.Terlihat banyak sekali spanduk-spanduk yang memberitahukan adanya MIBF itu. Di pintu masuk ke MIBF pun terpampang gapura tentang 2nd MIBF.

Gapura MIBF

Para Pengunjung dan Panitia MIBF
Akhirnya dimulailah keliling-keliling, dan melihat-lihat buku. Di sebuah stan terdapat gerombolan cewek-cewek terllihat sedang asyik memilih aksesories. Tak dipungkiri lagi hari itu sangat ramai sekali dan kebanyakan adalah cewek-cewek jilbaber (akankah malang menjadi lautan jilbab?
) Terbesit tanya, kenapa sie cewek2 itu sukka banget sama yang namanya accessories2 seperti itu? Lanjutkan Membaca 2nd Malang Islamic Book Fair…
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.














