“cannot mount volume” partisi ntfs di Linux Ubuntu
22 Februari 2010 pada 07:29 | Ditulis dalam I.T., Linux Zone | Tinggalkan KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Saat menggunakan USB maupun menggunakan sistem operasi windows yang file system-nya adalah NTFS, masalah ini pasti sering terjadi. Yaitu ketika sebagian pengguna mencabut drive hardisk eksternal secara langsung dari Windows tanpa melakukan pilihan “safe removable disk”. Ketika anda secara langsung melepas hardisk dari Windows, maka NTFS log tidak akan menandai nya sebagai unused. Yang terjadi adalah ketika hardisk eksternal tersebut di koneksikan dengan menggunakan Linux, pesan error di atas yang akan tertampil pada layar. Salah satu cara adalah melakukan force mount secara manual, pilihan yang lain adalah dengan menggunakan tool yang disebut ntfsfix dimana anda dapat gunakan untuk melakukan pengesetan pada file log NTFS sebagai unused. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut tips dan triknya :
- Install paket aplikasi ntfsprogs melalui synaptic package manager, atau install via konsole ;
- Tentukan partisi NTFS yang akan dibersihkan log-nya agar bisa mounting dengan mengetik perintah dibawah ini pada konsole ;
- Kemudian untuk mengetahui partisi mana NTFS-nya, pada konsole ketik perintah berikut : (contoh pada partisi /dev/sdb1)
- Setelah log NTFS bersihkan, lakukan mounting ulang dengan men-double klik pada drive NTFS;
$ sudo apt-get install ntfsprogs
zein@tarantula:/etc$ sudo fdisk -l
Disk /dev/sdb: 120.0 GB, 120034123776 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 14593 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x2a982a98Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 * 1 13526 108647563+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sdb2 13527 14593 8570677+ 7 HPFS/NTFS
zein@tarantula:/etc$ sudo ntfsfix /dev/sdb1
Mounting volume… FAILED
Attempting to correct errors…
Processing $MFT and $MFTMirr…
Reading $MFT… OK
Reading $MFTMirr… OK
Comparing $MFTMirr to $MFT… OK
Processing of $MFT and $MFTMirr completed successfully.
Setting required flags on partition… OK
Going to empty the journal ($LogFile)… OK
NTFS volume version is 3.1.
NTFS partition /dev/sdb1 was processed successfully.
Preset winamp untuk Audacious
13 Desember 2008 pada 21:24 | Ditulis dalam Catatan Si Zein, I.T., Linux Zone | 3 KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Bermula saat pulang ke rumah merayakan hari raya kurban, dan saat itu lah baru nyadar klo cd ubuntu yg ku pesen sudah datang sejak sebulan yang lalu. Melihat cover CD nya berwarna merah putih itu kayaknya keren sekali. Emang sih itu Ubuntu 8.04 LTS Hardy Heron (Hardy+1). Sedangkan sejak 30 oktober 2008 lalu, ubuntu baru merilis Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex). Tapi kayaknya udah nggak nahan untuk meng-install. Karena Sang Linux Debian yang tertanam di nutbuk ku sudah rusak tak terdeteksi lagi sehingga sekalian aja di format harddisk nya
Installasi dilakukan gak sampai 45menit (beruntung sekali sudah kubeli RAM 512Mb merk kingston ini di hiTech Mall hehehe). Kemudian meng-edit sources.list diarahkan ke TELKOM yang di FOSS-ID (http://dl2.foss-id.web.id) karena koneksi inetnya pake speedy
Setelah melakukan apt-get update, maka yg pertama kali dilakukan adalah mount harddisk NTFS. Caranya:
1. Buat folder baru, biasanya diletakkan di /media
zein@tarantula:~$ sudo mkdir /media/driveC
zein@tarantula:~$ sudo mkdir /media/driveD /media/driveG
2. Edit dan masukkan mount ke /etc/fstab
zein@tarantula:~$ sudo pico /etc/fstab
3. Pada baris bawah sendiri, ditambahi:
/dev/sda1 /media/driveC ntfs defaults,umask=007,gid=46 0 1
/dev/sda5 /media/driveD ntfs defaults,umask=007,gid=46 0 1
/dev/sda6 /media/driveG ntfs defaults,umask=007,gid=46 0 1
4. Lakukan Mount
zein@tarantula:~$ sudo mount -a
Setelah itu aku meng-install gstreamer dan XMMS. Byasalah, penyuka musik
Ups, ternyata xmms udah gak ada dan diganti dengan Audacious. Setelah install audacious dilanjutkan dengan menambah preset winamp ke dalam Audacious. Caranya :
1. Install Audacious
zein@tarantula:~$ sudo apt-get install audacious
2. Unduh preset
zein@tarantula:~$ wget http://www.xmms.org/misc/winamp_presets.gz
3. Extract
zein@tarantula:~$ sudo gunzip -c winamp_presets.gz > ~/.config/audacious
4. Jalankan Audacious dan pilih preset

audacious yang terinstall dengan preset winamp
Menyenangkan sekali, akhirnya bisa ber-linux ria lag ^.^
my Feisty are arrived
29 Mei 2007 pada 13:48 | Ditulis dalam Catatan Si Zein | 4 KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Dibilang nunggu, nggak juga… karena aku masih enjoy sama Ubuntu 6.06 LTS (Dapper Drake). Dibilang gak nunggu, nggak juga… karena pengen nyobain Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn), apalagi release-nya sama dengan bulan kelahiranku
gak nyambung…..
Tapi akhirnya feisty-ku nyampe juga, bisa saja sih aku melakukan upgrade dari Dapper Drake ke Edgy Eft (Ubuntu 6.10) kemudian upgrade lagi ke Feisty Fawn, tapi karena terlalu jatuh cinta sama dapper dan koneksi internet yang gak bersahabat (alias lemot) maka hal itu tidak bisa dilakukan. So, mengapa sekarang mo beralih? Karena emang lagi kepingin membersihkan harddisk, mo di format sampai bersih, kemudian langsung fresh install. Jadi sekalian aja deh…

Masih inget, ketika pertama kali memakai ubuntu yaitu waktu versi breezy, tapi cuma live CD doank. Dan sempet pesen pula CD dari Cannonical. Karena waktu itu masih senneng dan konsentrasi menggunakan dan memperdalam Slackware 10.0, maka perkenalan itu berlalu begitu saja. Sampai akhirnya waktu di Jakarta, kebetulan di kantor (biznet) ada dapper dan koneksi internet yang TOP, langsung saja tak pinjem dan melakukan install (baca posting sebelumnya: uBuNtU feat. LA Lights). Waktu release edgy eft, aku sengaja tidak melakukan upgrade karena sudah terlanjur suka sama dapper, dan waktu itu ada isue bahwa edgy kurang stabil. Dan kurasa sekarang sudah waktunya untuk beralih ke Feisty Fawn… Welcome to my box Feisty Fawn
New Ubuntu Repositori
13 Maret 2007 pada 08:16 | Ditulis dalam Linux Zone | 4 KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Hebat sekali dalam 2 bulan ini, di Indonesia bermunculan 2 mirror repositori ubuntu. Sehingga saat ini ada 5 repositori Indonesia, semoga semakin banyak, kapan yha ada repositori yang servernya ada di malang???? B-)
Daftar mirror :
1. Repositori Kambing (UI — Telkom, Indosat) – http://kambing.vlsm.org
2. Repositori CBN Mirror (IIX) – http://mirror.cbn.net.id
3. Repositori Komo (IIX) – http://komo.vlsm.org
dan yang baru adalah di :
4. Repositori Indika (IIX) – http://indika.net.id
5. Repositori Gamais ITB (ITB-Net & Inherent) – http://mirror.gamais.itb.ac.id
Berikut ini adalah sources.list untuk Ubuntu 6.06 (Dapper Drake) menggunakan repositori terbaru (Repositori Gamais ITB)
### sources.list.gamaisitb ### Repository dengan menggunakan server mirror gamais.itb.ac.id ## REPOSITORY UTAMA deb http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper main restricted universe multiverse deb-src http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper main restricted universe multiverse ## INI UNTUK MAJOR BUG FIX UPDATES deb http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse deb-src http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper-updates main restricted universe multiverse ## INI UNTUK UBUNTU SECURITY UPDATES deb http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse deb-src http://mirror.gamais.itb.ac.id/ubuntu dapper-security main restricted universe multiverse
Sudoku
23 Februari 2007 pada 08:11 | Ditulis dalam Catatan Si Zein, I.T., Lain2, Linux Zone | Tinggalkan KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Gara2 iming2 seorang cewek
jadi penasaran sama game yang bernama sudoku. Ternyata lumayan juga buat muter2 otak. Go to paman google, teros nyari package game ubuntu, teros nemu yang namanya gnome-sudoku. Yessss…!!!!
Sudoku, juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring yang terdiri dari 9 kotak tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak. Pertama kali diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pada 1895 dan mungkin dipengaruhi oleh matematikawan Swiss Leonhard Euler, yang membuat terkenal Latin square.
Versi modern permainan ini dimulai di Indianapolis pada 1979. Kemudian menjadi terkenal kembali di Jepang pada 1986, ketika penerbit Nikoli menemukan teka-teki ini yang diciptakan Howard Garns.
Nama “Sudoku” adalah singkatan bahasa Jepang dari “Suuji wa dokushin ni kagiru” (“Suuji wa dokushin ni kagiru”), artinya “angka-angkanya harus tetap tunggal”. (sumber: id.wikipedia.org)
— gnome-sudoku di Ubuntu —
masuk ke console kemudian ketik
$sudo apt-get install gnome-sudoku
Paket Ubuntu
22 Februari 2007 pada 08:10 | Ditulis dalam I.T., Linux Zone | 2 KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Awalnya aku gak tahu dimana letak paket hasil kita melakukan apt-get. Dan sempat pula berpikir, bisa nggak sie hasil apt-get di copy ke kompie lain, sehingga cukup 1 kompie saja yang OL untuk melakukan download terhadapt paket2 apt-get?
Ternyata package di Ubuntu 6.06 yang sudah ter install terdapat di /var/cache/apt/archives.Selain itu file2 tersebut ternyata bisa langsung di copy ke kompie yang lain, sehingga kompie lain gak perlu OL untuk melakukan apt-get. Yang terpenting dependency dari package yang kita inginkan lengkap.
mungkin link ini bisa membantu:
1. Ubuntu-ID Blog
2. UbuntuGeek
BaCK 2 Ubuntu
9 Oktober 2006 pada 05:39 | Ditulis dalam Day of MyLife, Linux Zone | Tinggalkan KomentarKaitkata: Linux, ubuntu
Beberapa hari yang lalu gw, install ubuntu di notebook gw. Bukan tanpa alasan gw meng-install ubuntu kembali. Slackware Linux yang sebelumnya setia menemanipun gw babat abiz. Alasan kenapa gw pake ubuntu karena gw ingin berkenalan dengan DEBIAN secara nggak langsung, karena ubuntu merupaka varian dari debian. Mengapa debian? Karena katanya debian merupakan OS untuk orang2 yang expert. Gw khan ingin juga menjadi orang yang expert. Walaupun katanya juga Slackware merupakan OS yang lebih mendekati Unix.
Kali ini gw install ubuntu dapper/ ubuntu 6.06 LTS. Setelah instalasi selesai, gw bener2 terpesona kembali dengan ubuntu,,,, The Right Choice I Think…..
uBuNtU feat. LA Lights
19 September 2006 pada 06:12 | Ditulis dalam @bizNet, Catatan Si Zein, Lain2, Linux Zone | Tinggalkan KomentarKaitkata: Linux, ubuntu

Hari jumat malam, abiz pulang dari BiZNET setelah sholat isya’ terus makan malem kemudian teringat akan CD Ubuntu 6.o6 LTS yang baru pinjam dari kantor. Sebenarnya memang sejak lama ingin kembali menggunakan ubuntu,,, tapi baru sekarang bisa terealisasi. Hiks Linux Slackware pun harus rela di korbankan. Setelah back up data2 yang ada di Slackware, akhirnya ambil CD trus masukin kompie kmudian tunggu sesaat, setelah masuk ke dalam ubuntu live cd kemudian pilih install, lakukan proses psrtisi dan format (partisi kubagi 2 : swap dan / [root] dengan filesystem ext3) . Akhirnya proses installasi-pun dimulai, waduh nganggur neh. Ah, jadi inget masih ada persediaan LA satu, mulailah menunggu proses installasi sambil menikmati LA Lights ( my fav. cigarettes
). Tapi ditengah proses installasi terjadi error, anjriitt….. Kemudian sms pun dateng, kalo temen (munandar) mo jemput aku tuk ke BCOM, ya udah deh proses installasi di pending dan di mulai lagi di BCOM, proses installasi sukses….
nb: Menunggu installasi ubuntu sambil merokok L.A. Lights gak baik buat anak kecil dan kesehatan, tapi rasanya ennak dan menyenangkan, boleh dicoba… Resiko tanggung sendiri
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

